Forum Anti Buddha Bar
RSS icon Email icon Home icon

Fabb Indonesia's Profile
Fabb Indonesia's Facebook profile

  • Buddha Bar Jadi Bataviasche Kunstkring

    Posted on April 22nd, 2009 johny No comments

    21 Apr 2009 12:38:44

    Jakarta, (tvOne)

    Buddha Bar berganti nama. Tempat hiburan di pangkal Jalan Teuku Umar Menteng ini kini bernama ‘Bataviasche Kunstkring’. Manager Operasional Buddha Bar, Hendri Marheroso, Selasa 21 April 2009, mengatakan, nama itu dipilih untuk mengabadikan nama asli gedung sejarah yang ditempati Buddha Bar.

    Gedung Bataviasche Kunstkring merupakan gedung eks Imigrasi yang dibangun Belanda pada 1913. Bangunan itu termasuk salah satu cagar budaya Ibu Kota. Gedung tua itu dibangun seorang arsitek Belanda, Pieter Adriaan Jacobus Moojen.

    Penggantian nama diresmikan dengan penurunan papan nama Buddha Bar yang melekat di gedung tersebut. “Ini bentuk penghormatan managemen terhadap menteri agama,” ujarnya. “Tidak ada niat sedikit pun untuk melukai umat Buddha di Indonesia.”

    Dengan penurunan papan dan penggantian nama itu, manajemen Buddha Bar berharap segala polemik yang selama ini mencuat teredam. Semua dilakukan demi penghormatan terhadap umat Buddha di Indonesia.

    Sebelumnya, Buddha Bar dituding melecehkan umat Buddha melalui berbagai ornamen yang menghiasi interiornya oleh Forum Anti-Buddha Bar. Buddha Bar didesak mengganti nama dagang dan melepaskan simbol keagamaan Buddha.

    Buddha Bar merupakan usaha waralaba yang berpusat di Prancis. Di Jakarta, lisensinya dipegang PT Nireta Vista Creative. Bar mewah itu juga ada di sejumlah kota besar dunia seperti Dubai, Kiev, Dublin, New York, dan New York.(VIVAnews)

    Sumber:

    http://www.tvone.co.id/berita/view/12072/2009/04/21/buddha_bar_jadi_bataviasche_kunstkring

  • Manajemen Buddha Bar Bingung Disuruh Ganti Nama

    Posted on April 6th, 2009 johny 7 comments

    Senin, 06/04/2009 13:21 WIB

    Muhammad Taufiqqurahman - detikNews

    Jakarta - Sejumlah pihak meminta nama merek Buddha Bar diganti karena dinilai melecehkan salah satu kepercayaan. Manajemen Buddha Bar pun bingung jika harus mengganti nama karena usaha mereka sudah dikenal di mancanegara.

    “Jika disuruh ganti nama mereka (pihak Buddha Bar pusat di Prancis) bingung. Apakah juga harus mengganti nama Budha Bar di seluruh dunia seperti di Jepang dan Prancis,” kata konsultan hukum PT Nireta Vista Creative (pemilik Budhha Bar di Indonesia), Hasdur Januardi, di kantor Ditjen Haki Depkum HAM, Tangerang, Banten, Senin (6/4/2009).

    Hasdur mengatakan, kalau ada masalah dengan penamaan Buddha Bar, pihaknya menyerahkan seluruhnya lewat jalur pengadilan. Apakah nama Buddha Bar tersebut akan tetap digunakan atau tidak, tergantung dari Buddha Bar Pusat yakni di Prancis.

    “Kami hanya menggunakan lisensi dari Buddha Bar. Kami tegaskan kami bukan franchise tapi kami pemegang lisensi,” tegasnya.

    Sementara itu, perwakilan Buddha Bar pusat, Helena Adnan, mengatakan, pemilik Buddha Bar yang berada di Prancis terkejut ketika mengetahui pemberitaan ini. Karena berdasarkan pengalaman, Buddha Bar sudah diterima di dunia.

    “Mereka masih mempertimbangkan untuk usulan dari pihak Forum Anti Buddha Bar (ganti nama merek dagang) dan mereka akan memberikan jawaban kepada Ditjen Haki melalui surat yang akan dilayangkan secepatnya,” imbuhnya.

    (gus/nrl)

    Sumber:
    http://www.detiknews.com/read/2009/04/06/132146/1110974/10/manajemen-buddha-bar-bingung-disuruh-ganti-nama