Forum Anti Buddha Bar
RSS icon Email icon Home icon

Fabb Indonesia's Profile
Fabb Indonesia's Facebook profile

  • Hotline FABB

    Posted on April 11th, 2009 fabb 2 comments

    Pembela Buddah Bar (Liues Sungkharsima, dkk) sering menyebarkan SMS yang menghasut dan memecah belah perjuangan Umat Buddha. Jika anda mendapatkan SMS yang berbau menghasut dan memecah belah Umat Buddha, silahkan hubungi:

    • Hotline FABB, 0818 876 970
    • Email FABB, info@fabb.info

    Namo Buddhaya,

    FABB

  • Pertemuan Tripartit Buddha Bar Ricuh

    Posted on April 6th, 2009 johny 7 comments

    Senin, 06/04/2009 12:32 WIB

    Muhammad Taufiqqurahman - detikNews

    Jakarta - Dirjen Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Depkum HAM Andi N Sommeng mengadakan pertemuan dengan konsultan Buddha Bar, PT Nireta, Forum Antibuddha Bar, dan Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung tegang dan panas.

    Pertemuan berlangsung di Kantor Ditjen HAKI, Tangerang, Banten, Senin (6/4/2009).

    Dalam pertemuan tersebut, tiba-tiba saja pendukung Buddha Bar, Gema Buddhi, Lius Sungkarisma masuk ke ruangan pertemuan. Saat masuk, perwakilan Forum Antibuddha Bar mempertanyakan kehadiran Lius.

    “Ini Anda dari perwakilan mana? Ini yang datang hanya undangan. Anda mewakili undangan siapa?,” kata perwakilan Antibuddha Bar, Ponijan sambil mengacungkan salah satu jarinya ke Lius.

    Spontan para perwakilan Forum Antibuddha Bar di dalam ruangan berteriak, “Biang kerok!! Provokator datang! Tolong diusir keluar!”.

    Lius pun mengatakan, keberatannya atas pertemuan tersebut. Menurut Lius, pertemuan tersebut tidak steril dan berpihak. Pendukung Buddha Bar justru banyak sekali.

    “Saya mempertanyakan kenetralan dari forum ini yang tidak berpihak dan sangat berpihak kepada kelompok yang lain. Saya bisa tunjukkan bahwa orang Buddha Bar akan datang lebih banyak yang mendukung dan akan saya tunjukkan yang banyak,” tukas Lius.

    Mendengar pernyataan Lius itu, 20-an orang Forum Antibuddha Bar menyambut,”Hayo tunjukkan!!”.

    Sebagai pimpinan pertemuan, Dirjen HAKI Andi N Sommeng pun kewalahan. Pertemuan pun diisi dengan banyaknya debat dengan suasana panas.

    (gus/nwk)

    Sumber:
    http://www.detiknews.com/read/2009/04/06/123205/1110927/10/pertemuan-tripartit-buddha-bar-ricuh

  • Buddha Milik Kita Semua

    Posted on April 2nd, 2009 fabb 15 comments

    Buddha Theravada tidak berhak untuk protes karena Patung Buddha yang ada di Buddha Bar adalah Buddha beraliran Mahayana - Liues Sungkharsima (Dewan pembina Gemabudhi)

    Namo Sanghyang Adhi Buddhaya
    Namo Buddhaya Tatagatahya
    Namo Bodhisatvaya Mahastvaya

    Salam sejahtera untuk kita semua umat Buddha di Indonesia…

    Sungguh sangat tragis kondisi yang menimpa kita umat Buddha Indonesia, saat kondisi kita secara internal masih perlu berbenah baik dalam hal kuantitas dan kualitas, kita malah dihadapkan pada konflik internal yang hanya di cangkoki oleh beberapa oknum mahluk (manusia-manusia) yang mungkin saja KTP nya Buddhis tapi bukan beragama Buddha. Beragama Buddha berarti tahu esensi ajaranya, tahu sifat ke-universalannya dan cara berfikir kita yang melihat sesuatu dengan penuh perhatian dan apa adanya.

    Beberapa waktu yang lalu media dan umat Buddha di Indonesia dan bahkan di seluruh dunia, dan semua makhluk di semua dimensi alam kehidupan (Bhumi) di kagetkan dengan release di Media tentang statement yang utarakan oleh Liues Sungkharsima (Dewan pembina Gemabudhi), yang konon orang ini berprofesi sebagi broker terkenal dengan trak record yang lumayan buruk baik di kalangan umat Buddha dan di kalangan masyarakat, serta beberapa tokoh seperti Budiman Sudharma, Ronny dan oknum anggota Sangha yang secara sadar dan tidak sadar (haha..Anggota Sangha bukanya selalu membina kesadaran ya?) telah berkontribusi untuk “PRO” dengan keberadaan Buddha Bar yang sudah sangat jelas-jelas suatu penghinaan, penistaan terhadap agama Buddha.

    Salah satu Pendapat Lieus yang mungkin anak sekolah minggu saja tertawa kalu membacanya yaitu Umat “Buddha Theravada tidak berhak untuk protes karena Patung Buddha yang ada di Buddha Bar adalah Buddha beraliran Mahayana”. Sungguh Kerdil dan ceteknya pemahamam seorang Ketua Dewan Pembina Gemabudhi ini (pantesan Organisasinya gak bisa berkembang) tentang Buddha dan Ke-Buddhaan. Tidak ada satu doktrin pun yang mengatakan bahwa Buddha punya “aliran” (kalau aliran duit kali si Lieus paham?). Esensi dari Tubuh Buddha adalah satu yaitu “Tubuh Kebenaran” “Nirmanakaya”, jadi apapun bentuk tubuh Buddha dalam sebuah Rupang (patung) bukan merupakan pembedaan, agama Buddha di Indonesia adalah satu!

    So, apabila Patung berukirkan Thailand (Theravada) di pajang di Panti Pijat sebagai ornamen, apakah umat Buddha Mahayana, Tantrayana, Maitreya, Kasogatan, Niciren, TriDharma, dll gak berhak protes? Apakah sense bagi seorang Buddhis hanya diukur dari simbol patung? Keliru, Lius Sungkharisma dan Gemabuddhi harus banyak-banyak baca Sutta, dan Sutra sebelum release ke Media agar terkesan lebih intelektual. Malu dong, seorang tokoh seperti anda berbicara tanpa landasan teoritis dan empiris yang lengkap.

    Umat Buddha khususnya Theravada berhak Protes kepada Liues Sungkharisma, karena dengan pendapatnya seolah-olah menyempitkan pandangan kita tentang agama Buddha secara nasional. Satu simbol agama Buddha di Lecehkan berarti pukulan bagi semua elemen Buddhis (*kecuali Gemabudhi). Hukum karma pasti berlaku, Kerap kali renungkanlah “Dhammaniyama” siapa yang menabur, dia yang memetik.

    Buddha Bar Harus Tutup atau Ganti Nama!
    Kalau tidak di Negeri Ini, hukum telah padam. Tidak ubahnya seperti Hukum Rimba dengan Power Show-off.
    Terus Berjuang FABB.
    Para Bodhisatva, Para Dewa pasti mendukung kita yang membela kesucian…

    Saddhu..saddhu…saddhu…
    Om Ah Hum
    Namo Amithaba

    Pendukung FABB