Forum Anti Buddha Bar
RSS icon Email icon Home icon

Fabb Indonesia's Profile
Fabb Indonesia's Facebook profile

  • Gus Dur Sindir Jari Polri Soal Buddha Bar

    Posted on March 21st, 2009 fabb No comments

    Firmansyah Abde

    INILAH.COM, Jakarta - Polemik Buddha Bar belum membuahkan hasil yang melegakan bagi umat Buddha. Bahkan Polri dinilai tidak berusaha untuk menyelesaikannya. Gus Dur pun menyindir jari Polri yang masih statis.

    “Kita semua menjadi korban arogansi Polri. Karena Polri belum sedikit pun menggerakkan jarinya menyikapi Buddha Bar,” ketus mantan Presiden ini dalam acara ‘Kongkow bareng Gus Dur’ di Kedai Tempo, Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (21/3).

    Ditegaskan Gus Dur, seharusnya bila sudah benar terbukti ada upaya menggunakan lambang agama, maka keberadaan Buddha Bar tidak boleh diteruskan. Bila ada sesuatu tindakan mengagamakan hal-hal yang bukan agama, seharusnya dilarang.

    Saat ini, lanjut Gus Dur, dirinya sedang meneliti masalah Buddha Bar. Mantan Ketua Umum PBNU ini pun masih cari pendapat semua kalangan, termasuk kemungkinan melibatkan tokoh agama Islam agar turut andil dalam permasalahan tersebut.

    “Tapi saya senang dengan teman-teman yang menolak Buddha Bar. Hal ini memang selalu terjadi. Umat sudah 50 meter, pemimpinnya belum sampai. Jangankan Buddha Bar, orang dibunuh saja Polri cuma diam,” tukas Gus Dur. [fir/sss]

    Sumber:

    http://inilah.com/berita/politik/2009/03/21/92467/gus-dur-sindir-jari-polri-soal-buddha-bar/

  • Gus Dur: Buddha Bar Hina Tuhan!

    Posted on March 7th, 2009 fabb No comments

    07/03/2009 - 11:04
    Vina Nurul Iklima

    INILAH.COM, Jakarta - Kasus Buddha Bar rupanya tak begitu menarik perhatian Gus Dur. Menurut mantan Presiden RI ini, permasalahan Buddha Bar akibat hilangnya 2 wajah keseimbangan dalam agama.

    “Biarkan saja. Pertama kali memang kita kaget, bereaksi tapi lama-lama enggak. Mau ke mana? Buddha Bar. Oh ya sudah selesai,” ceplosnya dalam acara Kongkow bareng Gus Dur di radio KBR 68H Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (7/3).

    Karena, menurut Gus Dur, saat ini banyak orang yang menghina agama. “Tuhan saja dimaki-maki sekarang, jadi kita juga harus merelakan,” selorohnya disambut tawa hadirin.

    Gus Dur mengatakan, dalam agama ada 2 ‘wajah’ yang perlu dijaga keseimbangannya. Yaitu aspek kultural dan aspek legal.

    “Buddha Bar itu terjadi karena hilang keseimbangan,” imbuhnya.

    Keseimbangan dinilai penting oleh Gus Dur, untuk memelihara roh sebagai umat beragama. Gus Dur juga mengimbau agar semua umat beragama menjaga keseimbangan itu.

    Mengenai pemilik Buddha Bar yang disebut-sebut adalah Puan Maharani dan anaknya Sutiyoso, Gus Dur menilai tidak ada politis. “Mereka istilahnya mengambil langkah-langkah yang tidak panjang lebar,” imbuh Gus Dur. [ikl/ana]

    Sumber:
    http://www.inilah.com/berita/politik/2009/03/07/88929/gus-dur-buddha-bar-hina-tuhan/