Forum Anti Buddha Bar
RSS icon Email icon Home icon

Fabb Indonesia's Profile
Fabb Indonesia's Facebook profile

  • Buddha Bar Kembali Didemo

    Posted on March 30th, 2009 johny No comments

    Senin, 30/03/2009 06:00 WIB
    Muhammad Taufiqqurahman - detikNews

    Jakarta - Selain dipenuhi hingar bingar perayaan kampanye oleh para parpol, aksi unjuk rasa juga masih menghiasi kota Jakarta. Sasaran aksi pertama adalah restoran Buddha Bar.

    Berdasarkan data Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya, Senin (30/3/2009), aksi akan dimotori oleh Kesatuan Aksi Umat Beragama Tolak Buddha Bar. Rencananya, unjuk rasa akan digelar di 4 lokasi.

    Aksi akan dimulai pukul 10:00 WIB, di kantor DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jaksel. Kemudian, massa akan bergerak ke Kantor Kedubes Perancis dan kantor Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Aksi rencananya akan ditutup di Buddha Bar, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakpus.

    Selain itu, aksi unjuk rasa juga akan dilakukan di depan kantor kementerian BUMN di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Aksi akan digelar pada pukul 09.00 WIB oleh massa aksi Serikat Pekerja PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari.

    Aksi ketiga akan berlangsung di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat pada pukul 11.00 WIB. (fiq/mad)

    Sumber:
    http://www.detiknews.com/read/2009/03/30/060026/1106853/10/buddha-bar-kembali-didemo

  • Rp 100 Miliar untuk Renovasi Buddha Bar

    Posted on March 25th, 2009 fabb No comments

    Dari sisi penggunaan bangunan bersejarah, pengelola Buddha Bar tidak menyalahi aturan.

    Rabu, 25 Maret 2009, 16:05 WIB
    Ismoko Widjaya, Zaky Al-Yamani

    VIVAnews - Sepuluh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta mendatangi restoran Buddha Bar. Dari sisi penggunaan bangunan bersejarah, pengelola Buddha Bar tidak menyalahi aturan.

    “Kabarnya, pengelola Buddha Bar sudah menghabiskan dana Rp 100 miliar untuk merenovasi bangunan,” kata Sekretaris Komisi B DPRD DKI, Nurmansyah Lubis, di sela-sela kunjungan ke Buddha Bar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Maret 2009.

    Kedatangan para wakil rakyat Jakarta ini untuk menindaklanjuti rapat kerja dewan tiga instansi. Rapat kerja bersama itu dihadiri Dewan Legislatif, Dinas Pariwisata, dan pengelola Buddha Bar.

    “Buddha Bar ini sudah ada persetujuannya dari gubernur. Pengelola diberikan kepada pihak ketiga karena bangunan ini mempunyai nilai dan biaya yang tinggi. Jadi bukan hal yang aneh bila suatu bangunan bersejarah dikelola swasta,” ujar dia.

    Jadi menurut Nurmansyah, penggunaan gedung sudah dengan ketentuan. Nurmansyah menilai, berdasarkan persetujuan dari gubernur atau pemerintah daerah bangunan dapat digunakan untuk rumah makan dan galeri.

    “Kunjungan ini juga untuk menelusuri seberapa jauh pengelola Buddha Bar telah merenovasi dan menggunakan bangunan ini,” ujar dia.

    Nurmansyah mengatakan, pengelola Buddha Bar memiliki posisi sebagai pihak ketiga alias penyewa lahan. Pengelola pun membayar aset pemanfaatan aset pemda. “Mereka menyewa lima tahun sebesar Rp 5 miliar,” kata dia.

    Sumber:
    http://metro.vivanews.com/news/read/43817-rp_100_miliar_untuk_renovasi_buddha_bar