Forum Anti Buddha Bar
RSS icon Email icon Home icon
  • Pertemuan Tripartit Buddha Bar Ricuh

    Posted on April 6th, 2009 johny 7 comments

    Senin, 06/04/2009 12:32 WIB

    Muhammad Taufiqqurahman - detikNews

    Jakarta - Dirjen Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Depkum HAM Andi N Sommeng mengadakan pertemuan dengan konsultan Buddha Bar, PT Nireta, Forum Antibuddha Bar, dan Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung tegang dan panas.

    Pertemuan berlangsung di Kantor Ditjen HAKI, Tangerang, Banten, Senin (6/4/2009).

    Dalam pertemuan tersebut, tiba-tiba saja pendukung Buddha Bar, Gema Buddhi, Lius Sungkarisma masuk ke ruangan pertemuan. Saat masuk, perwakilan Forum Antibuddha Bar mempertanyakan kehadiran Lius.

    “Ini Anda dari perwakilan mana? Ini yang datang hanya undangan. Anda mewakili undangan siapa?,” kata perwakilan Antibuddha Bar, Ponijan sambil mengacungkan salah satu jarinya ke Lius.

    Spontan para perwakilan Forum Antibuddha Bar di dalam ruangan berteriak, “Biang kerok!! Provokator datang! Tolong diusir keluar!”.

    Lius pun mengatakan, keberatannya atas pertemuan tersebut. Menurut Lius, pertemuan tersebut tidak steril dan berpihak. Pendukung Buddha Bar justru banyak sekali.

    “Saya mempertanyakan kenetralan dari forum ini yang tidak berpihak dan sangat berpihak kepada kelompok yang lain. Saya bisa tunjukkan bahwa orang Buddha Bar akan datang lebih banyak yang mendukung dan akan saya tunjukkan yang banyak,” tukas Lius.

    Mendengar pernyataan Lius itu, 20-an orang Forum Antibuddha Bar menyambut,”Hayo tunjukkan!!”.

    Sebagai pimpinan pertemuan, Dirjen HAKI Andi N Sommeng pun kewalahan. Pertemuan pun diisi dengan banyaknya debat dengan suasana panas.

    (gus/nwk)

    Sumber:
    http://www.detiknews.com/read/2009/04/06/123205/1110927/10/pertemuan-tripartit-buddha-bar-ricuh

     

    7 responses to “Pertemuan Tripartit Buddha Bar Ricuh”

    1. Semakin menegaskan agar teman-teman dari GEMABUDHI harus segera mengundurkan diri. Bubarkan GEMABUDHI agar sang BROKER tak lagi dapat berteriak atas nama umat Buddha. Biarlah dia kembali masuk ke dalam sel sebelum masuk ke dalam neraka.
      Teman-teman tahu tidak, kalau lius pernah masuk penjara??

    2. Menurutku sih Gemabudhi bukan subject pelaku, namun gemabudhi adalah korban, karena dikendarai untuk kepentingan pihak tertentu… yang notabene adalah orang dalam sendiri… Semoga gemabudhi tetap bisa berjalan kembali di rel yang sebenarnya dengan revolusi dari intern sendiri… Ayo gemabudhi, kamu bisa….

    3. Jangan Usir Lius

      Hiiiii….., saya geli membayangkan muka Lius yang merah padam menahan malu dan amarah karena diusir kayak anjing yang mau mencuri tulang. Untung waktu itu saya tidak di sana, kalau saya di sana saya akan bentak dan omelin itu orang-orang yang mengusir Lius. “Hai…., mengapa kamu usir orang ini? Kasihan dia sebatang kara. Jangan usir donk…., tabokin aja biar kapok!!!”

    4. Liues..how poor you are! you’d better take some vacations, chease some chill to resten your burden…

    5. Halo Lius, cobalah kamu renungkan tentang semua akibat dari sepakterjangmu yang menyusahkan agama Buddha, orang banyak dan kamu sendiri. Ada sebab ada akibat. Nama Gemabudhi sudah kamu jual. Mestinya kalau kamu gentle setiap tindak tandukmu jangan bawa2 nama organisasi, karena setauku banyak orang Gemabudhi tidak setuju tindakanmu.

    6. PENGKHIANAT AGAMA BUDDHA si luis itu…

    7. PONIJAN ? SIAPA DIA ? DIAKAN MANTAN KETUA GEMABUDHI PERIODE 2003-2008 . SANG BUDDHA SAJA SELALU MENGINGATKAN MURID - MURIDNYA UNTUK SELALU MENGHORMATI GURU MASALALUNYA . JADI KETAHUAN KWALITAS ORANG YANG BERNAMA P O N I J A N .

    Leave a reply