-
Buddha Bar Diberi Waktu Sepekan untuk Tutup
Posted on March 16th, 2009 1 commentJAKARTA | SURYA.CO.ID - Umat Budha yang tergabung dalam Kesatuan Umat Budha Anti-Budha Bar memberi tenggat waktu seminggu untuk menutup bar tersebut sebelum mereka melakukan aksi demo besar-besaran.
“Minggu depan kalau masih tidak ada tindakan, umat Buddha akan turun lagi ke jalan,” kata koordinator aksi Sukiman di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (16/3/2009). Puluhan umat Budha melakukan aksi demonstrasi ke Istana Negara dan gedung DPRD DKI dengan mengajukan tiga tuntutan yakni agar Budha Bar mengganti namanya dan mengeluarkan ornamen Budha dari dalam bar.
“Ketiga, kami juga menuntut agar selama proses hukum berlangsung, Budha Bar ditutup, tidak beroperasi,” kata Sukiman. Ia menyebut pihaknya telah mengajukan gugatan hukum ke Polda Metro Jaya setelah somasi yang dilayangkan ke pemilik Budha Bar tidak digubris.
“Mereka (pemilik Budha Bar) juga tidak datang ke forum dialog meskipun sudah diundang,” ujarnya. Sukiman menyebut tiga surat rekomendasi dari organisasi umat Budha yang dijadikan pemilik sebagai dasar pengajuan izin Budha Bar tidak mewakili umat Budha.
“Ada satu orang yang sama tanda tangan di ketiga surat itu,” katanya dan menyebut inisial BS. Sukiman mengatakan minggu depan pihaknya akan menyiapkan ribuan umat Budha untuk melakukan aksi demo besar-besaran jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Sementara itu, Gubernur DKI Fauzi Bowo menyerukan agar kasus itu dapat diselesaikan secara damai melalui jalur hukum. “Mari kita hormati keputusan hukum yang berlaku. Kalau putusannya A, maka harus kita hormati. Di mata hukum kedudukannya sama,” katanya. Sejak beroperasi mulai November 2008 lalu, minimal tiga aksi demo digelar untuk menuntut bar itu mengganti namanya. ant
Sumber:
http://www.surya.co.id/2009/03/16/umat-budha-beri-waktu-seminggu-untuk-menutup-buddha-bar/One response to “Buddha Bar Diberi Waktu Sepekan untuk Tutup”
-
mettiko March 21st, 2009 at 20:22
Dengan segala puja ku persembahkan kepada para BUDDHA, BODHISATVA, dan DEWA. Serta kepada semua LELUHUR SRIWIJAYA - MAJAPAHIT dan Penguasa GAIB TANAH JAWA EYANG SABDOPALON. pertama saya Turut Berdukha cita atas matinya Hati Nurani pemprov DKI dan semua Instansi pemerintah yang dengan segaja memberi ijin berdirinya buddhabar. dan Turut berbelasungkawa Yang sebesar - besarnya atas MATINYA hati nurani Pemerintah yang tidak mendengarkan jeritan Jutaan Umat BUDDHA di INDONESIA atas pelecehan Agama dengan berdirinya buddhabar. Dalam hal ini saya hanya mampu memberi sedikit komentar kepada semua instansi pemerintah, mengapa buddhabar bisa berdiri di Indonesia? Ada apa dengan pemerintah Kita? apa karena Umat buddha minoritas lantas bisa dipermainkan seenaknya? inikah sistem pemerintahan kita? Ingat Buddha adalah Guru para Dewa dan manusia yang di Puja di Bumi dan Langit, Buddha tidak membenci ataupun sakit hati karena di lecehkan atau dendam, karena Buddha maha suci yang terbebas dari kekotoran batin. tapi para Dewa dan manusia yang sebagia murid belumlah mencapai kesucian, marah, benci masih di miliki. tapi kami umat Buddha tidak di ajarkan untuk membalas kejahatan dengan kejahatan atau kebencian dengan kebencian, tapi kami diajarkan untuk berwelas asih, dan saling memaafkan, menghormati. kami percaya dan sangat yakin dengan Hukum Karma yaitu hukum sebab dan akibat, ibarat orang tanam padi ya tumbuh padi, apapun yang diperbuat baik atau buruk itulah buah yang akan di terimanya. NOW…. ada orang melecehkan Guru Dewa dan manusia yang MahaSuci dengan menjadikanya sebagai ikon sebuah bar, yang identik dengan perbuatan asusila, bahkan pujian - pujian terhadap Buddhapun digubah menjadi House Music. woow… perbuatan buruk yang maha jahanam yang akan membawa pelakunya menuju kelahiran di alam neraka. apa kaitanya dengan pemeritah kita? kita tau bahwa berdirinya buddhabar tak lepas dari perijinan pemerintah, jika pemerintahan kita mendukung suatu usaha kejahatan, buah karma buruk seperti apa yang akan diterima pemerintah kita? lihat saja nanti waktu yang akan membuktikanya, cepat atau lambar buah karma buruknya semua orang yang terlibat dengan berdirinya buddhabar akan segera diterima. SURO DHIRO JOYO NINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI. SEGALA KEKUATAN JAHAT APAUN AKAN LEBUR OLEH KEKUATAN KEBENARAN. Mugiyo sedyo titah pikantuk karaharjan. nuwun..
Leave a reply
-



Recent Comments